akademi al quran fkam

Prodin 2016 : Dauroh Menghafal Al Qur’an Kendal

Perkenalkan nama saya Ehsan Supiono. Salah seorang mahasantri AAQ FKAM asal Ponorogo. Meskipun kota asal saya sendiri membutuhkan tenaga da’I pada Ramadhan kali ini, tapi ternyata saya tidak ditugaskan kembali ke kampung halaman. Saya ditugaskan di Kota Kendal. Berharap pengalaman baru. Saya betul-betul dihadapakan dengan pengalaman luar biasa.

Sesampainya di Kendal, di hari pertama puasa Senin, 6 Juni 2016. Mendengar ada utusan dari sebuah Akademi peghafal Al-Qur’an, saya diberi tugas untuk bergabung mengurus Daurah menghafal Al-Qur’an. Diamanahi menjadi satu dari 4 orang ustadz penyimak hafalan putra, ini pengalaman pertama saya.

Peserta dauroh yang diselenggarakan oleh FKAM Kendal dan Al-Hijroh Organizer, dauroh menghafal Al-Qur’an ini menyedot perhatian cukup besar. Tercatat peserta putra ada 56 orang. Yang luar biasa, ternyata ada peserta yang masih duduk di bangku SMP. Semangatnya membuat saya malu, mengapa saya baru mengafal Al-Qur’an selepas SMA di AAQ FKAM. Konon katanya ada 80 peserta putri juga yang ikut dauroh serupa. Saya tidak tau persis, karena tempatnya dipisah dengan yang putra.

Menghafal dengan cara dikarantina seperti ini ternyata efektif. Terbukti, sejak lepas subuh tadi pagi, hingga pukul 10 malam ini hampir non stop (di sore hingga tarawih saya bertugas mengajar TPA dan imam tarawih di tempat yang lain, kisahnya akan saya ceritakan di kesempatan selanjutnya) saya menyimak setoran dari para peserta. Capek, lelah yang dirasa hilang ditelan rasa haru atas semangat mereka menghafal Al-Qur’an. Barokallahu fiekum. Semoga Allah menjadikan kita semua para penghafal Al-Qur’an. Bagaimana progress para peserta dauroh ini di hari-hari berikutnya? Simak terus kisah dakwah saya di Kendal dalam program PRODIN ini.

Posted in Uncategorized and tagged , , , .