santunan bencana

Tanah Longsor yang Masih Menyisakan Duka

Ponorogo (BM FKAM) Saat itu, Selasa 20 Juni 2017, cuaca di pagi hari di daerah Ponorogo dan sekitarnya sangat cerah. Di berbagai daerah tampak warga begitu gembira. Sebab, hari raya Idul Fitri 1438 H datang.

Namun, kebahagiaan tidak begitu dirasakan oleh warga Banaran Pulung. Tanah longsor yang terjadi beberapa waktu yang lalu, masih menyisakan duka yang mendalam.

Dan guna meringankan beban warga Banaran Pulung, BM FKAM Ponorogo kembali menyalurkan bantuan logistik. Bantuan diserahkan kepada Ketua RT dan sesepuh warga setempat. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Silahkan Mengisikan Form Pendaftaran Donatur Baru

 

Verification

21543780_602740920116210_9165969777087806067_o

Muslim Rohingya Butuh Kita

UPDATE TERKINI
Agenda bulan November 2017 Relawan FKAM Indonesia melakukan assesement di kamp pengungsi muslim Rohingya. Insyaallah donasi yang diamanahkan melalui BaitulMal FKAM, telah disalurkan dalam bentuk kebutuhan logistik mereka sebanyak 500 paket sembako.

Penyaluran 500 Paket Sembako

Penyaluran 500 Paket Sembako untuk Rohingya

Selain itu FKAM juga tengah mempersiapkan program jangka panjang, seperti pendirian masjid dan fasilitas pendidikan. Termasuk peningkatan pendidikan untuk para pengungsi dengan menyiapkan tenaga-tenaga pengajar
untuk proses kegiatan belajar mengajar.

Penyerahan Bantuan Pembangunan Masjid dan Rumah Tahfidz

Penyerahan Bantuan Pembangunan Masjid dan Pondok Tahfidz

MUSLIM ROHINGYA BUTUH KITA

Donasi Muslim Rohingya
CIMB Niaga Syariah No.7609 8687 1800
Bank Syariah Mandiri No.7002074286
Semua Rekening a.n. Yayasan BaitulMal FKAM

Konfirmasi Bukti Transfer ke : 0857-2516-7000
Hotline: 0851-0498-1234

NB. Transfer donasi mohon menambah angka 900 pada digit terakhir untuk memudahkan verifikasi

Konfirmasi setelah Anda transfer donasi.

 

Verification


Rohingya merupakan kelompok etnis muslim asli yang menetap di wilayah Arakan sejak abad XVI. Wilayah tersebut saat ini menjadi bagian dari Negara Bagian Rakhine, wilayah Myanmar Barat yang berbatasan langsung dengan Bangladesh. Istilah Rohingya sendiri berasal dari kata Rohai atau Roshangee yang berarti penduduk muslim Rohang atau Roshang (sebutan untuk daerah tersebut sebelum dinamai Arakan).

Sejak sebelum kemerdekaan Myanmar, etnis Rohingya telah berkali-kali berusaha disingkirkan dari wilayahnya. Pada tahun 2012, muncul gerakan Rohingya Elimination Group yang didalangi oleh kelompok ekstremis 969. Konflik yang pecah memakan 200 jiwa dan 140.000 warga Rohingya lainnya dipaksa tinggal di kamp-kamp konsentrasi yang tidak manusiawi. Menurut sebuah studi oleh International State Crime Initiative (ISCI) dari Queen Mary University of London, Rohingya sudah mulai memasuki tahap akhir genosida yaitu pemusnahan massal dan penghilangan dari sejarah. PBB juga menyebut Rohingya sebagai kelompok etnis paling teraniaya di dunia.
Saat ini Muslim Rohingya yang masih berada di Rakhine hidup terisolasi dalam ketakutan. Sejauh ini jumlah populasi etnis Rohingya di Provinsi Rakhine semakin menurun drastis hingga menjadi 40% dibanding tahun sebelumnya. Populasi Rohingya menurut UNHCR ialah 1,3 juta orang, dimana 926.000 adalah orang-orang yang tidak memiliki kewarnegaraan dan 375.000 lainnya menjadi pengungsi di negara mereka sendiri. Sejak tahun 2013 lalu, ribuan warga melarikan diri ke negara-negara Indonesia, Malaysia, dan Thailand melalui jalur laut. Pria, wanita, dan anak-anak terkatung-katung di dalam kapal tanpa kejelasan apakah daratan yang mereka tuju bersedia menerima mereka (act).

#Bantu Muslim Rohingya
#Stop Genosida Muslim di Dunia

 

SAR FKAM

SAR FKAM: Pendakian Massal dan Bersih Gunung Lawu

Siang ini (16/8) para peserta event Pendakian Massal dan Bersih Gunung Lawu yang di inisiasi oleh SAR FKAM dan Masjida Organizer berdatangan dari berbagai wilayah.
 
Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ir Sanusi para peserta sejumlah 110 person mengikuti Technical Meeting yang disampaikan oleh Komandan Fatih dengan seksama.
 
Pengenalan dan pemberian info tentang pendakian harus dijelaskan secara detail kepada seluruh peserta karena mengingat gunung adalah alam liar yang harus dipahami sebelum melakukan pendakian.
 
Pukul 13.00 WIB para peserta diberangkatkan dari Meeting Point, semoga para peserta bisa sampai puncak dan pulang dengan selamat.
 
SAR FKAM Search and Rescue
Masjida Organizer
Baitulmal FKAM
Longsor Ponorogo SAR FKAM

Hari Ke 7 Longsor Ponorogo, Semangat Giat Relawan SAR FKAM

Hari Ke-7 Pencarian Korban Tanah Longsor Desa Banaran Pulung Ponorogo, Relawan SAR FKAM Tetap Semangat.
 
Proses pencarian korban hilang musibah tanah longsor 1 April 2017 yang lalu kini menginjak hari ke 7, sejauh ini baru 5 korban yang ditemukan meninggal dunia dan masih ada puluhan jiwa yang belum ditemukan.
 
Relawan SAR FKAM di lokasi memulai aktivitasnya di lapangan selalu di awali dengan breafing pagi, persiapan personal dan peralatan, serta doa bersama untuk kemudahan dan kelancaran teman teman relawan di lapangan.
 
Jum’at 07 April 2017 apel pagi dimulai dan dipimpin Komandan SAR FKAM “Fariz”. Sebanyak 20 relawan siap diterjunkan di TKP tanah longsor dibagi menjadi 2 sektor pembagian, yaitu Sektor A zona teratas mahkota longsor sebanyak 11 personil sisanya 9 personil ditugaskan di Sektor D zona paling bawah area dampak longsoran.
 
Semoga hari ini diberi kemudahan oleh Allah SWT serta dikuatkan jiwa relawan yang ada untuk tetap semangat membantu proses evakuasi.
===============================================
 
Posko Tanggap Bencana Longsor Ponorogo SAR FKAM
Dusun Krajan RT 02/01 Kel. Banaran, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
CP : Faris (082313779729) Handoko (085735640029)
 
Salurkan Donasi Tanggap Bencana Anda.
Bank Syariah Mandiri No.7002074286 a.n. Yayasan BaitulMal FKAM.
Konfirmasi Bukti Transfer Ke: +62 857 2516 7000
*Mohon menambahkan 800 pada digit terakhir transfer untuk memudahkan verifikasi Peruntukan Donasi
Call Center 0271 726 248
www.baitulmalfkam.com
Longsor Ponorogo SAR FKAM

Posko SAR FKAM Longsor Ponorogo Salurkan Bantuan Sembako

Posko SAR FKAM Longsor Ponorogo memberikan bantuan sembako kepada warga masyarakat di Desa Tangkil, Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo.
 
Salah satu perwakilan warga yang menerima yaitu Bapak Suketi yang tidak jauh rumahnya dari Posko FKAM di Ponorogo. Ia sangat senang sekali saat Tim memberikan sembako untuk sedikit membantu kebutuhan sehari-hari.
Dia juga mendoakan kepada tim agar selalu diberi kekuatan dan kesehatan saat bertugas di lapangan.

Posko Tanggap Bencana Longsor Ponorogo SAR FKAM
Dusun Krajan RT 02/01 Kel. Banaran, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
CP : Faris (082313779729) Handoko (085735640029)

Kantor FKAM Cab Ponorogo
Jl Sigolo-golo No 2 RT 03/01 Japan, Babadan, Ponorogo.
CP : Setiyoso (0852-3596-3903)


Salurkan Donasi Tanggap Bencana Anda.
Bank Syariah Mandiri No.7002074286 a.n. Yayasan BaitulMal FKAM.
Konfirmasi Bukti Transfer Ke: +62 857 2516 7000
*Mohon menambahkan 800 pada digit terakhir transfer untuk memudahkan verifikasi Peruntukan Donasi
 
Call Center 0271 726 248
www.baitulmalfkam.com
Longsor Ponorogo SAR FKAM

Mozaik Duka Korban Tanah Longsor Ponorogo

Mozaik duka korban bencana tanah longsor Banaran yang bisa menjadi renungan :

Bagaimana rasanya Bapak ibunya belum ditemukan tertimbun longsor dengan ditinggali 5 adik yang beberapa masih SD dan SMP, dia adalah kakak tertua dari 6 bersaudara yang terkena musibah. Bapak ibunya tertimbun saat memanen jahe dengan motivasi supaya jahenya tidak kelongsoran.

Bagaimana hanya dalam waktu beberapa detik longsor menghasilkan duka mendalam, pola longsor yang tidak bisa dinalar dengan akal manusia, bagaimana seseorang selamat dari longsor karena disuruh ganti baju dan ambil karung saat memanen jahe.

Bagaimana seorang bapak dan anak sudah siap lari dengan sepeda motor saat akan terjadi longsor tetapi motornya tidak bisa menyala saat diselah yang akhirnya ayah berserta anak dalam posisi boncengan ini juga tertimbun.

Bagaimana istri melihat dengan mata kepala sendiri suaminya dilahap tanah gembur tanpa komponen air.

Bagaimana saat ibu dan anak usia sekitar 5 tahun tertimbun di rumah saat memasakan suaminya.

Bagaimana para pemain dadu dan remi semalam suntuk sampai pagi keasyikan main juga tertimbun disana, Bagaimana orang malamnya kendurenan syukuran habis beli mobil paginya mobil tertimbun.

Bagaimana seorang perangkat desa yg bermaksud untuk melarang para petani dan menghimbau meninggalkan kebun jahe, sekaligus memfoto lokasi untuk bahan laporan justru juga ikut tertimbun dan belum ditemukan.

Bagaimana anak kecil yang sekolah dipanti saat pulang ayahnya dikabarkan ikut tertimbun belum ditemukan serta menangis terus menerus.

Bagaimana rasanya saat kedua orang tuanya meninggal bukan karena memanen jahenya sendiri tapi membantu memanen punya kerabatnya, yang sebenarnya rumah dan ladangnya aman tidak kena longsor.

Bagaimana rasanya seorang anak yang akhir tahun telah merencanakan pernikahan belum sampai waktunya kedua orang tuanya sudah meninggal.

Bagaimana rasanya seorang anak yang beberapa hari kedepan akan ada pertemuan wali murid sementara orangtuanya juga tertimbun.

Bagaimana rasanya saat dikabari bapak ibunya terkena longsor, sedang dia dalam posisi ada acara munas di Jakarta, saat pulang dengan kereta api ternyata delay.

Wallohua’alam Bishowab

#Sumber : 2 orang saksi mata yang melihat langsung kejadian, semuanya pingsan tanpa kena percikan longsor tetapi sempat melihat longsor, baru sadar saat sudah ada diberi oksigen dirumah kepala desa.

Ditulis oleh seorang (tidak ingin disebut namanya) di rumah kerabat korban.
Bintoro, Bekiring, Pulung, Ponorogo
Hari Ahad, 02 April 2017

“Pesan ini viral di media sosial. Kami kesulitan menyertakan sumber pertama”

NB : Cerita ini didapat oleh Relawan SAR FKAM dan dinyatakan valid oleh Lurah setempat Bapak Sarno, Semoga kita bisa mengambil hikmah dan menjadi bahan renungan bahwa kematian tidak menunggu waktu untuk datang. Mari persiapkan diri sebelum maut datang menghampiri.

KORBAN LONGSOR PONOROGO DITEMUKAN TIM SAR GABUNGAN

Ponorogo (BNPB) – Tim SAR gabungan kembali menemukan satu orang korban tertimbun longsor di Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Korban ditemukan di sektor C pada Senin (3/4/2017) pukul 14.10 Wib. Korban langsung diidentifikasi oleh Tim DVI Biddokkes Polda Jatim. Korban atas nama Sunadi (47).

Dengan demikian 3 orang korban meninggal dunia telah ditemukan yaitu Katemi (70), Iwan Danang Suwandi (30) dan Sunadi (47). Korban telah dimakamkan. Ketiga korban beralamat di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

Sebanyak 25 orang masih hilang tertimbun longsor. Korban hilang adalah:
1. Litkusnin, Lk , 60 th
2. Bibit, Pr, 55 th
3. Fitasari, Pr, 28 th
4. Arda, Lk, 5 th
5. Janti, Pr, 50 th
6. Mujirah , Pr, 50 th
7. Purnomo, Lk, 26 th
8. Suyati, Pr, 40 th
9. Poniran, Lk, 45 th
10. Prapti, Pr, 35 th
11. Cikrak, Pr, 60 th
12. Misri, Pr, 27 th
13. Anaknya misri, Pr, 3 th
14. Katemun, Lk, 55 th
15. Pujianto, Lk, 47 th
16. Siyam , Pr, 40 th
17. Nuryono, Lk, 17 th
18. Menik, Lk, 45 th
19. Kateno, Lk, 55 th
20. Muklas, Lk, 48 th
21. Jadi, Lk, 40 th
22. Suyono, Lk, 35 th
23. Suroso, Lk, 35 th
24. Tolu, Lk, 47 th
25. Situn, Pr, 45 tahun

Proses evakuasi dihentikan pada Senin siang pukul 14.30 Wib karena hujan deras. Hujan yang berintensitas tinggi menghambat proses pencarian korban longsor. Selain itu juga terkendala oleh luasnya lokasi landaan longsor, terbatasnya peralatan, komunikasi dan potensi longsor susulan.

Personil yang terlibat dalam penanganan bencana tanah longsor ini melibatkan 1.640 personil, antara lain TNI 200, Polri 200, Basarnas 45, BPBD 100, Tagana 100, Pemkab dan Tim kesehatan 600, relawan 350 dan Perhutani 45 orang.

Sementara itu penanganan pengungsi juga masih terus dilakukan. Berdasarkan pendataan dari BPBD Kabupaten Ponorogo ada 178 pengungsi yang tersebar di rumah-rumah penduduk. Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo menyatakan, “Tradisi orang Jawa saling tolong-menolong saudara atau tetangganya yang susah. Jadi korban untuk sementara tinggal di tempat warga lain yang aman lokasinya.” Sebaran pengungsi dijelaskan oleh Sumani, “Di rumah Pak Lurah Banaran ada 30 orang, rumah Pak Agus Suryono 9 orang, rumah Pak Endar 55 orang, di Dusun Gondangsari 12 orang. Sedangkan di Dukuh Tangkil antara lain di rumah Pak Kisut 12 orang, Pak Sumanto 15 orang, Pak Parwoto 25 orang, Pak Bibit 20 orang.”

Bantuan terus berdatangan. Kebutuhan dasar bagi para pengungsi mencukupi. Untuk pelayanan kesehatan dibantu oleh 31 puskesmas dengan cara bergiliran. Pos pelayanan kesehatan di 3 lokasi yaitu di Dusun Tangkil, posko utama dan rumah lurah.Persediaan obat sampai saat ini masih cukup.

Sutopo Purwo Nugroho
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB
Sumber : https://www.bnpb.go.id/

Salurkan Donasi Tanggap Bencana Anda.
Bank Syariah Mandiri No.7002074286 a.n. Yayasan BaitulMal FKAM.
Konfirmasi Bukti Transfer Ke: +62 857 2516 7000
*Mohon menambahkan 800 pada digit terakhir transfer untuk memudahkan verifikasi Peruntukan Donasi

Call Center 0271 726 248
www.baitulmalfkam.com

Longsor Ponorogo SAR FKAM

LONGSOR PONOROGO Urgent Ulur Tangan Kita

Bencana longsor telah menerjang permukiman warga dan menimbulkan korban jiwa. Hujan yang berlangsung sejak Jumat malam (31/3) memicu longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur pada Sabtu (1/4), pukul 06.00 WIB.
Longsor menimbun rumah dan masyarakat. Dari hasil pendataan sementara, dampak rumah yang tertimbun sebanyak 32 unit rumah dan korban yang hilang mencapai 28 orang.
Sebanyak 1.655 personil SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, SKPD, NGO, relawan dan masyarakat terus melakukan pencarian 28 korban yang tertimbun longsor di Desa Banaran, Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo. Dan tercatat 26 orang belum ditemukan.
Alat berat yang sudah diterjunkan sebanyak 7 buah, sedangkan kebutuhan mendesak peralatan evakuasi relawan perorangan adalah cangkul, sekop, sepatu boots, sarung tangan latex.
Sumber : www.bnpb.go.id

Kepedulian kita ringankan duka nestapa mereka. Kami siap menyalurkan bantuan berupa barang yang akan diberangkatkan bersama relawan selanjutnya.
Bantuan berupa donasi lebih diutamakan, karena bisa dibelanjakan sesuai dengan kebutuhan paling urgent sesuai kondisi lapangan.

Salurkan Donasi Tanggap Bencana Anda.
Bank Syariah Mandiri No.7002074286 a.n. Yayasan BaitulMal FKAM.
Konfirmasi Bukti Transfer Ke: +62 857 2516 7000
*Mohon menambahkan 800 pada digit terakhir transfer untuk memudahkan verifikasi Peruntukan Donasi

Posko Tanggap Bencana Longsor Ponorogo SAR FKAM
Dusun Krajan RT 02/01 Kel. Banaran, Kec. Pulung Kab. Ponorogo
CP : Faris (082313779729) Handoko (085735640029)

Kantor FKAM Cab Ponorogo
Jl Sigolo-golo No 2 RT 03/01 Japan, Babadan, Ponorogo.
CP : Setiyoso (0852-3596-3903)

Call Center 0271 726 248
www.baitulmalfkam.com

Tanggap Bencana

Gotong Royong Bangun Jembatan

Kudus (BM FKAM) Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah, Rabu 09 Maret 2016, bertepatan dengan kebesaran penciptaan-Nya yaitu ‘Gerhana matahari total” Tim SAR FKAM Kudus, FKAM  dan warga setempat melakukan kerja bakti. Setelah melaksanakan sholat gerhana matahari berjamaah, mereka berkumpul untuk membangun jembatan. Tepat pukul 09.15 kegiatan dimulai. Pembangunan jembatan ini dilakukan karena beberapa kali terjadi korban terjatuh kesaluran di bawahnya. Dengan ini, semoga tidak ada lagi yang menjadi korban jatuh. Aamiin.

Terimakasih kami ucapkan kepada para donatur yang sudah menyisihkan sebagian hartanya untuk amal jariyah pembangunan jembatan, semoga amal para donatur dibalas oleh Allah dan dilipatgandakan. Amiin

BaitulMal FKAM Cab Kudus
Jl  Arif Rahman Hakim RT : 02/03 Gribig, Gebog, Kudus.  Sunarto : 081390716574 Noor Afandi  : 085347656250


Mari salurkan donasi anda
Bank Syariah Mandiri No.7002063284 a.n. Yayasan BaitulMal FKAM.
Konfirmasi Bukti Transfer Donasi ke : 0857-2516-7000

DONASI ANDA, DUKUNG PENGEMBANGAN PROGRAM UMAT

6000 Masker untuk Bima

6000 Masker Ludes Dalam Satu Jam di Kota Bima

Kondisi pasca bencana Banjir Bima menyisakan masalah diantaranya adalah buruknya kualitas udara di Kota Bima. Udara panas bercampur debu dan kotoran lainnya menyebabkan banyak diantara warga yang terkena penyakit ISPA. Apalagi minimnya ketersediaan masker di Kota Bima.

SAR FKAM membagi-bagikan masker gratis untuk warga Bima di jalan Sultan Kaharudin Kota Bima. Sebanyak 6000 masker dibagikan habis dalam hitungan jam, besarnya kebutuhan akan masker dan minimnya stok yang ada membuat kami kewalahan untuk membagi dan banyak diantara warga yang belum mendapatkannya.

6000 Masker untuk Bima

Barisan Pasukan Tebar 6000 Masker di Bima

6000 Masker untuk Bima

SAR FKAM Tebar 6000 Masker di Bima

 


Hal ini membuat kami berupaya untuk pengadaan masker lebih banyak lagi. Dan semoga para donatur tergerak hatinya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan.

Posko Tanggap Bencana Banjir Bima – SAR FKAM
Jl Pasar Raba, Rabangodu Utara, Kec Raba, Bima


Mari ulurkan donasi anda di Rekening Tanggap Bencana
Bank Syariah Mandiri No.7002074286  a.n. Yayasan Baitul Mal FKAM.

Konfirmasi Bukti Transfer Donasi ke : 0857-2516-7000
Mohon notifikasi transfer dana dengan memberikan kode unik dibelakang nilai transfer, Rp.800 .-

Contoh : Sumbangan dana peduli Bima Rp. 1.000.800.-
DONASI ANDA, RINGANKAN DERITA MEREKA !