UTS di Garut

UTS di Garut, Tetap Berangkat Walau Kondisi Darurat

Pagi ini, Senin, 26 September, Hari ini adalah hari pertama UTS di Garut bagi siswa SMP. Jembatan penghubung ke jalan raya sudah putus terdampak banjir bandang Selasa, 21 September kemarin. Anak-anak SMP yang tinggal di sekitaran Posko FKAM di Cijambe, Karang Pawitan, Garut mengalami kesusahan untuk berangkat sekolah. Mobil ranger strada SAR FKAM menjadi mobil sekolah darurat. Untuk menuju sekolah anak-anak harus memutar ke jalan kecamatan yang cukup jauh.

Banjir Bandang Garut

Jembatan Penghubung Putus

Terputusnya jembatan yang menjadi akses utama warga menuju kota cukup menyusahkan warga. Untuk sekolah dan kerja warga harus menempuh rute memutar 5x lebih jauh, atau 8x biaya angkot. Sebelumnya 1500 sekali jalan, sekarang harus 10.000 sekali jalan. Pagi ini juga, SAR FKAM bersama warga sudah mulai membuat tangga menuju tepi sungai. Karena tadi malam kami mendapat kabar bahwa ada kapal BNPB yang siap dipergunakan.

Kurangnya Armada

Banyak anak yang berebut untuk bisa ikut dengan mobil. Sedangkan space di mobil SAR FKAM amat terbatas. Akhirnya, mobil hanya bisa menampung 28 anak. Karena Senin ini bertepatan dengan jadwal UTS SMP. Sehingga mobil diprioritaskan untuk anak SMP, sedangkan yang SD harus mengalah karena jarak sekolah mereka paling dekat. Hanya ke desa tetangga.

Kurangnya armada menjadi kendala tersendiri, sehingga anak tidak semua anak sekolah terangkut, akhirnya ada tambahan mobil box carry milik warga yang ikut mengantar. Tetap semangat UTS ya adik-adik! Hati-hati di jalan, utamakan keselamatan.

 

Laporan UTS di Garut

  • UTS di Garut
    UTS di Garut
  • UTS di Garut
    UTS di Garut
  • UTS di Garut
    UTS di Garut

POSKO SAR FKAM

Kampung Cijambe, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Karang Pawitan, Kabupaten Garut.

Salurkan donasi tanggap bencana anda:

Bank Syariah Mandiri 7002074286 an Yayasan Baitul Mal FKAM.
Call Center 0271 726 248
Konfirmasi transfer sms/wa +62 857 2516 7000

 

 

Posted in Uncategorized and tagged .