Author: admin

Akademi Al-Qur’an FKAM Buka Pendaftaran Gelombang Kedua Tahun 2021/2022

Pusat Pendidikan Dai dan Imam Masjid, Akademi Al-Qur’an FKAM (AAQ FKAM) kembali membuka gelombang kedua pendaftaran mahasiswa baru Tahun Ajaran 2021-2022. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 17 Februari sampai dengan 10 Maret 2021. Berikut syarat pendaftarannya:

  1. Laki-laki usia 18-25 tahun dan telah lulus dari pesantren/MA/SMA/Sederajat.
  2. Mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil dan memiliki hafalan minimal 2 juz.
  3. Mampu berbahasa Arab aktif dan pasif.
  4. Melampirkan :
    • Fotocopy KTP berlaku
    • Pas photo bewarna (background warna putih)
    • Ijazah/surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai terakhir
    • Surat keterangan sehat dari dokter
    • Surat rekomendasi dari ormas/takmir masjid/tokoh masyarakat setempat
  5. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 250.000,-
  6. Mengikuti proses pendaftaran melalui online.

Untuk info lebih lanjut hubungi dapat menghubungi nomor admin : 082325447778

Serah Terima Jabatan Direktur

Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur LAZ Baitul Mal FKAM Periode 2015-2020, Bapak Muhammad Anshory kepada Bapak Sunar Wulan selaku Direktur Periode 2020 – 2025 bertempat di Grha Wakaf FKAM.

Acara ini dihadiri oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat FKAM, Ustadz Umaier Khaz. Beliau berpesan kepada seluruh amilin LAZ Baitul Mal FKAM untuk selalu bekerja dengan baik dalam mengemban amanah dan berusaha untuk profesional melayani ummat.

Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, acara berlangsung dengan penuh khidmat. Harapannya ke depan LAZ Baitul Mal FKAM lebih adaptif terhadap perubahan zaman dan banyak mengedukasi masyarakat terkait dunia perzakatan.

Distribusikan Logistik Untuk Penyintas Bencana Sumedang

Logistik bantuan masyarakat luas untuk korban bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang disalurkan kepada keluarga korban maupun pengungsi (17/1/2021).
Bantuan yang di terima langsung oleh Posko Tanggap Bencana yang berlokasi di SMAN Cimanggung ini disalurkan kepada yang berhak menerima. Bantuan berupa beras, mie instan, air mineral, kebutuhan wanita dan bayi, peralatan mandi serta pakaian ini disalurkan kepada pengungsi di Dusun Bojong Kondang, Masjid Al Hidayah, dan Perum BSG.
Tim SAR FKAM bersama personil BPBD dan Relawan nampak bahu membahu melakukan loading muatan logistik untuk persiapan disalurkan. Dengan menggunakan kendaraan rescue SAR FKAM seluruh barang di tata dan dimuat, selanjutnya di bawa ke titik distribusi guna disalurkan kepada masyarakat.

Akademi Al-Qur’an FKAM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun 2021-2022

Pusat Pendidikan Dai dan Imam Masjid, Akademi Al-Qur’an FKAM (AAQ FKAM) kembali membuka pendaftaran mahasiswa baru Tahun Ajaran 2021-2022. Pendaftaran dibuka mulai tanggal 1 sampai dengan 31 Januari 2021. AAQ FKAM adalah program pendidikan 2 tahun bagi lulusan pesantren/MA/SMA/sederajat dengan beasiswa penuh. Berikut syarat pendaftarannya:

  1. Laki-laki usia 18-25 tahun dan telah lulus dari pesantren/MA/SMA/Sederajat.
  2. Mampu membaca Al-Qur’an dengan tartil dan memiliki hafalan minimal 2 juz.
  3. Mampu berbahasa Arab aktif dan pasif.
  4. Melampirkan :
    • Fotocopy KTP berlaku
    • Pas photo bewarna (background warna putih)
    • Ijazah/surat keterangan lulus
    • Transkrip nilai terakhir
    • Surat keterangan sehat dari dokter
    • Surat rekomendasi dari ormas/takmir masjid/tokoh masyarakat setempat
  5. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 250.000,-
  6. Mengikuti proses pendaftaran melalui online.

Untuk info lebih lanjut hubungi dapat menghubungi nomor admin : 082325447778

Tekad Arif Ingin Masuk Pondok Pesantren

Arif Vian Ramadhan, anak ke-3 dari lima bersaudara dialah peserta binaan Yatim Smart yang hidup di tengah ekonomi keluarga yang serba keterbatasan. Namun ada asa yang penuh untuk menjadi sukses sholih dan bermanfaat, bertekad ingin melanjutkan studinya di pondok pesantren.
Melihat cita-cita yang mulia ini, FKAM Gunungkidul segera merespon berkunjung ke orangtuanya dan pada Ahad (20/12/20) mendaftarkan ananda Arif di Pondok Pesantren Darul Khoir Nglipar, salah satu ponpes yang ada di Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta.
Di tengah keadaan ekonomi keluarga yang serba kekurangan, Dia bersemangat bertekad untuk belajar di pondok agar menjadi anak sholih yang membanggakan orang tua dan bermanfaat pada sesama.
Semoga ia senantiasa diberikan kemudahan, kekuatan, dan keistiqomahan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam menggapai segenap cita-citanya. Masih ada anak-anak yatim lainnya dengan berbagai impian dan citanya. Mari wujudkan harapan mereka dengan bersama dukung Program Yatim Smart.

Sepeda Cantik untuk Bhitta

Bhitta sedang belajar di bangku Kelas 2 di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Krinen, Sukoharjo. Berduka karena sekarang di rumah hanya tinggal bertiga dengan ibu dan Ghozi adiknya. 6 bulan lalu, ayahnya meninggalkannya akibat digigit ular saat mencari ikan untuk kebutuhan pangan keluarga.

Kini penopang ekonomi keluarga Bhitta ialah Ibu Winda, seorang ibu dari 2 anak ini bekerja sebagai buruh jahit. Yang beberapa bulan lalu, kediaman yang beralamat di Tegalsari RT.02/03 Kecamatan Tawangsari mendapat bantuan rehab rumah dari FKAM Indonesia.

Agar Bhitta bersemangat kembali dalam belajar dan tak berlarut dalam kesedihannya, FKAM pula menghadiahkan Sepeda Cantik untuknya. Terlihat wajah ceria pada Bhitta dan InsyaaAlloh hilanglah gundah dalam hatinya.

Taman Boga, Program Ketahanan Pangan Berbasis Masjid

Di beberapa kasus kondisi masyarakat yang rata-rata mereka adalah pekerja sektor informal mengalami turbulensi yang sangat tinggi sehingga membutuhkan bantuan uluran tangan kita semua. Tak cukup hanya memberikan bantuan suplai logistik makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena Covid-19 memiliki dampak yang sangat panjang khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Melihat kondisi masyarakat, Satgas Lawan Covid-19 FKAM Ngawi memiliki program bantuan Ketahanan Pangan yang diwujudkan melalui pendistribusian tanaman boga untuk dikelola oleh masyarakat secara mandiri.
Tim membantu ratusan bibit tanaman buah maupun sayur yang dikelola oleh masyarakat yang ditempatkan di sentra masjid-masjid. Tak hanya bibit tanaman, Tim FKAM Ngawi juga membantu membuatkan rak penempatan tanaman serta media tanamnya. Sehingga kedepan nantinya akan membantu memenuhi kebutuhan warga masyarakat dalam jangka panjang.
Kali ini Masjid At Taubah di Desa Walikukun Wetan, Kabupaten Ngawi menjadi salah satu penerima manfaat dari program ‘Ketahanan Pangan Tanaman Boga’ (19/12/2020). Hal ini disambut baik oleh Takmir masjid, Bapak Sabar. “Kami melihat program FKAM ini sangat bagus, dimasa Pandemi saat ini yang entah sampai kapan akan berlalu, masyarakat butuh bantuan jangka panjang tidak hanya bersifat temporary. Untuk itu Ketahanan Pangan Tanaman Boga ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat”, tutur bapak Sabar.
“Tim membuatkan lokasi penanaman dari rak bambu yang disusun rapi, serta menyediakan media tanam. Jama’ah masjid kita arahkan untuk selalu menjaga dan merawat berbagai jenis tanaman ini agar dapat membuahkan hasil kedepannya”, ucap Heri Kusnanto, selaku Ketua DPD FKAM Ngawi.

Hujan Tak Surutkan Semangat Berbagi

Demikian pula dengan hujan. Allah SWT berfirman dalam Alquran bahwa hujan yang turun ke bumi sebagai rahmat yang diperlukan seluruh makhluk. “Dan Dialah yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Mahaterpuji.” (QS Asy-Syuura: 28).
Menyadari tentang keberkahan hujan yang turun dari langit, jama’ah sholat Jum’at masjid Baitul Magfiroh, Jl. Taman Siswa No.102, Padasugih, Kec. Brebes, Kabupaten Brebes, yang siang itu diterpa hujan deras saat melaksanakan sholat Jum’at berjama’ah tetap menyelesaikan ritual ibadah nya hingga usai (18/12/2020).
Meski tak sedikit yang lari hendak berteduh agar tubuh nya tidak basah, namun sebagian yang lain terlihat kusyu’ berdoa memohon kebaikan kepada sang Ilahi.
Begitu juga dengan
“Ditengah sholat Jum’at kali ini guyuran hujan menerpa para jama’ah, meski demikian jama’ah yang berada di luar masjid tetap menyelesaikan ibadah nya hingga akhir. Selanjutnya Tim mebagikan nasi siap saji bagi para jama’ah, meski harus basah kuyup kehujanan”, ucap Nur Khamid. Sedikitnya 400 paket nasi siap saji habis dibagikan usai menjalani ibadah sholat Jum’at. Selain berbagi kepada jama’ah di Masjid Baitul Magfiroh, Tim juga membagikan paket nasi siap saji di Masjid Nurul Hamid, Jl. Teuku Cik Ditiro, Rw. 06, Pesantunan, Kec. Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Program Ketahanan Pangan Jama’ah Masjid di Karanganyar

Puluhan jama’ah Masjid Babul Ulum di Dusun Babadan, Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar mendapatkan bantuan paket Ketahanan Pangan melalui Satgas Lawan Covid FKAM. Bantuan berupa sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya diberikan kepada masyarakat kurang mampu, lansia serta mereka yang membutuhkan di sekitar Dusun Babadan (17/12/2020).
Bapak Hadi Mulyo, selaku Takmir setempat mengaku terbantu atas kegiatan FKAM ini. “Kami sangat terbantu atas upaya FKAM memberikan bantuan sembako di tengah Pandemi saat ini. Bantuan ini jelas bermanfaat dan dapat membantu masyarakat kurang mampu di desa kami, semoga FKAM terus berkhidmat dengan umat”, ucapnya.
Disisi lain, Ketua DPD FKAM, Warno mengatakan. “Ini adalah bentuk amanah dari para donatur sebagai wujud tanggung jawab kami untuk membantu masyarakat yang kesulitan akibat dampak wabah yang kian meluas. Semoga dengan sedikit ini dapat memberikan rasa aman dan kebahagiaan tersendiri bagi warga”, ucapnya.
Ia juga mengajak kepada masyarakat luas untuk selalu membantu meringankan beban saudara kita yang saat ini kesulitan akan kebutuhan pemenuhan hidup. “Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, para donatur dan dermawan sekalian untuk bahu membahu meringankan beban kehidupan kaum marginal yang lemah. Apapun bentuk kontribusi anda akan sangat membantu mereka bertahan keluar dari kehimpitan”, terangnya.

Berbagi Nasi Siap Saji Bersama Santri TPQ

Satgas Lawan Covid-19 FKAM Cirebon berkerjasama dengan Moms Comunity dan Pawon Bunda Shavira, Sinergi Berbagi Ketahan Pangan menyalurkan 271 Paket Nasi Box pada Jum’at (11/12/2020).⁣ Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap para santri dan masyarakat sekitar yang tengah melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tengah Pandemi hingga kini.⁣ Sebanyak 271 box nasi jum’at berkah didistribusikan untuk santri TPQ dan DTA Al Falah, Anak yatim, serta dhu’afa sekitar komplek Yayasan Baabul Falah Desa Putat, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.⁣

Anak-anak sangat senang ketika menerima bantuan paket nasi siap saja, Tim Satgas sebanyak 5 personil membagikan satu persatu kepada para santri yang tengah belajar mengaji dan menghafal Qur’an.⁣ Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang dititipkan kepada BaitulMal FKAM cabang Cirebon. ⁣ Ustad Imron selaku pengurus Yayasan menyampaikan, bahwasanya kegiatan seperti ini sangatlah bermanfaat, dan mengucapkan terimakasih yg sebesar besarnya serta mendo’akan para relawan supaya selalu diberi kesehatan dan istiqomah dalam kebaikan.⁣ Mari kita bergerak bersama tangani virus Corona dengan mendonorkan bantuan untuk Program “Kesehatan dan Ketahanan Pangan” melalui Rekening Tanggap Bencana Kemanusiaan.⁣

Gerakan Bersih Masjid di Kendal

Jumat (11/12/2020) Tim Resik-Resik Masjid (RR) Sukorejo dan FKAM Kendal kembali sinergi melaksanakan giat bersih-bersih masjid. Kali ini sebanyak 34 personil gabungan melakukan pembersihan masjid Baitusalam di Dukuh Genting, Desa Damarjati, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.⁣

Sebelum melaksanakan bersih-bersih, seluruh personil mendapatkan arahan serta breafing dari bapak Tomi, guna pembagian tugas di lapangan. Ini semua dilakukan agar kegiatan bersih masjid dapat berjalan baik serta maksimal dalam bekerja.⁣

Gerakan bersih masjid diawali pada Pukul 07.30 WIB, dengan membawa peralatan lengkap kebersihan. Banyak nya Tim resik masjid serta memaksimalkan dalam bertugas masjid besar Baitusalam ⁣
Selesai dibersihkan pada Pukul 10.00 WIB.⁣

Bersih, rapi dan wangi terlibat usai Tim membersihkan masjid ini, nampak seluruh sudut masjid terawat dengan baik. Ini semua dilakukan guna menjaga kesucian masjid serta menambah kenyamanan para jama’ah dalam beribadah. ⁣

Selain itu di tengah Pandemi yang kian meninggi kewaspadaan serta kebersihan harus selalu dijaga guna mencegah paparan virus Covid-19 termasuk sarana ibadah seperti masjid.⁣

Tomi selaku ketua Resik-Resik Masjid (RRM) menyampaikan. “Semoga semua anggota selalu diberi keistiqomahan dan semoga kegiatan ini menjadi pundi-pundi amal kebaikan kita”, jelasnya.⁣

Distribusi Masker di Masjid Wilayah Surakarta

Dalam upaya mencegah penularan Covid-19 relawan DPD FKAM Surakarta mendistribusikan masker ke Masjid Baitussalam Candi Baru, Gonilan, Kartasura.⁣ Kegiatan distribusi masker masih terus dilakukan oleh tim satgas Covid-19 FKAM di seluruh cabang di daerah, tidak hanya distribusi masker kegiatan penyemprotan disinfektan juga masih dilakukan.⁣

Sesuai himbauan protokol kesehatan Covid untuk selalu menjaga Kebersihan lingkungan Ibadah, pakai masker, cuci tangan, cek suhu tubuh dan menjaga jarak.⁣ Jumlah pasien sembuh dari COVID-19 per hari ini (9/12/2020) sudah mencapai 487.445 orang atau 82,4%. Jumlah kesembuhan kumulatif ini sudah termasuk penambahan pasien sembuh harian per 9 Desember 2020 sebanyak 3.948 orang

Distribusi Air Bersih ke Pengungsi Merapi

Boyolali – (9/12/2020) Relawan FKAM melalui Da’i AAQ sedang membantu mendistribusikan bantuan air bersih dari pemerintah daerah menggunakam mobil tangki air BPBD Kabupaten Boyolali.⁣

Kebutuhan air di lokasi pengungsian memang sangat vital, baik itu untuk memasak maupun kebutuhan MCK, ketersediaan air di Tempat Penampungan Pengungsi Sementara (TPPS) Desa Klakah masih sangat tergantung oleh suplay dari pemerintah daerah. ⁣

Hampir setiap tiga hingga satu Minggu sekali mobiil tangki BPBD selalu datang untuk mengisi bak penampungan yang ada di lokasi TPPS baik di Tlogolele, Jrakah maupun Klakah. Sedangkan untuk kebutuhan minum, Posko Induk FPRB di Kecamatan Selo mensuplay dengan mengirimkan air mineral ke lokasi penampungan pengungsi.⁣

Keceriaan Anak-Anak Bermain di Jembatan Polkadot

Asyiknya anak-anak pengungsi Merapi di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Boyolali terlihat dari gerak serta oleh tubuh mereka. Raut wajah gembira nan riang diperlihatkan saat Relawan FKAM mengajak mereka bermain dan berjalan-jalan mengitari kampung kelahiran mereka yang sejuk nan asri.⁣

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengusir jenuh yang mana lebih dari satu bulan anak-anak Merapi terpaksa mengungsi bersama orang tua mereka. “Tentu keceriaan alami mereka harus dibangun, mereka tidak boleh larut dalam kesedihan akibat trauma ataupun kehilangan masa kekanak-kanakan di tempat pengungsian ini”, ucap Yudin, Relawan FKAM.⁣ Yudin menambahkan, “maka nya kita ajak setiap hari selesai belajar mereka bermain agar anak-anak Merapi selalu semangat dan ceria”, lanjutnya.⁣

Tim mengajak puluhan anak-anak pengungsi Merapi mentadaburi alam melewati jembatan Polkadot Merapi yang berada di Desa Klakah, Kecamatan Selo. Jembatan ini berfungsi untuk jalur evakuasi jika Merapi meletus. Sekaligus akses di jalur perbatasan Kabupaten Boyolali dengan Kabupaten Magelang (8/12/2020).⁣

Anak-anak Merapi terlihat senang penuh semangat saat berfoto bersama di jembatan yang membentang sepanjang 120 meter dengan lebar 2,8 meter dan memiliki kedalaman 40 meter ini yang biasanya di hari libur dipadati oleh kawula muda untuk swafoto.⁣ Setelah asyik berfoto ria, anak-anak diajak menyusuri Kali Tengah, tepat dibawah jembatan Polkadot untuk mencari ikan kecil, dan memanfaatkan kejernihan air gunung untuk mandi.⁣

Harapannya kegiatan ini membawa keceriaan tersendiri bagi anak Merapi yang hampir setiap hari mereka merindukan ingin kembali ke rumah masing masing-masing untuk bermain, belajar dengan teman-teman sekampungnya.⁣

Dai AAQ Lakukan Pemetaan Potensi Desa

Sebagai penutup rangkaian Workshop Da’i Pemberdaya, mahasiswa Pusat Pendidikan Da’i dan Imam Masjid Akademi Al-Qur’an FKAM melaksanakan Praktik Pendidikan Lapangan (PPL) sebagai bentuk simulasi lapangan di dukuh Kandangan, Tanjungsari, Tirtomoyo, Wonogiri. Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu-Ahad, 5-6 Desember 2020, tersebut mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan lapangan seperti PRA, observasi pasar, pemetaan potensi desa, dan praktek proses pemberdayaan lainnya.
Dalam forum ramah tamah bersama warga, Bapak Wiyadi, kepala desa Tanjungsari menyampaikan apresiasi mengenai kegiatan yang dilaksanakan di daerah pemerintahannya itu. Tak lupa, beliau pun mengingatkan bahwa selama mahasiswa berkegiatan agar senantiasa menjaga protokol kesehatan dan mengedukasi masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan pula.