Tag: banjir

Buka Puasa Ramadhan Hari Pertama di Kabupaten Sikka, NTT

Setiba di Bandara Fransiskus Seda Kota Maumere, tim menyempatkan singgah ke BPBD Kabupaten Sikka, guna pengenalan dan kordinasi penanganan bencana.

Tim bertemu dengan Bp Drs Muhammad Daeng Bakri selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sikka, disana tim mendapat informasi bahwa banjir bandang merupakan ancaman bagi daerah tersebut, pada bulan Januari 2021, terjadi banjir menghanyutkan jembatan penghubung Trans Maumere – Larantuka, dan menewaskan 1 orang.

Bulan Februari banjir di Sungai Bhera juga mengikis pondasi rumah-rumah warga yang berada di bantaran sungai.

Bp Daeng Bakri menyambut hangat kedatangan SAR FKAM dalam penanganan banjir bandang di NTT.

Selain itu tim juga berkunjung ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Maumere. Kedatangan tim disambut oleh Bid Humas Pos, Ibu Siti.

Menjelang maghrib tim mendapat undangan berbuka puasa dari Bp Daeng dan rekan BPBD untuk berbuka bersama.

Selain itu tim disediakan hunian transit semalam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Adonara, Kabupaten Flores Timur keesokan harinya.

••••

Sahabat, mari bantu meringankan beban saudara di Nusa Tenggara Timur yang terdampak Banjir Bandang dan Longsor, Kembalikan keceriaan mereka dengan kepedulianmu

Rekening Tanggap Bencana dan Kemanusiaan
– Bank Syariah Indonesia 7002074286
– Mandiri 138-0015906378
– BRI 0334-01-001535-30-4
– BCA 015-4017-000
– BNI 7497-85113

Paket Sahur & Berbuka untuk Korban Gempa Malang dan Banjir Bandang NTT

Bencana alam yang menimpa saudara kita di Malang dan NTT membuat hati kita pilu, rentetan bencana yang silih berganti menimpa Negeri kita Indonesia tercinta. Tidak sedikit yang menjadi korban dalam bencana alam kali ini, gempa yang memakan korban jiwa dan merusak ratusan rumah serta fasilitas umum.

Kemudian Banjir bandang NTT, berdasarkan data BNPB melaporkan, hingga Sabtu (10/4/2021) ada 174 korban jiwa akibat bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sebanyak 48 orang masih hilang. Sedangkan saat ini SAR FKAM telah mengirim personil untuk melaksanakan evakuasi dan penanganan kebencanaan bersama relawan di lokasi bencana alam gempa di Malang dan banjir bandang di NTT.

Memasuki awal bulan Suci Ramadhan Allah menguji KeImanan Kita, akankah kita peduli dengan saudara kita atau hanya menganggap kejadian biasa Negeri ini. Mari kita intropeksi diri dan menjadikan pelajaran setiap musibah yang melanda Negeri kita tercinta. Indonesia butuh kita, Indonesia butuh uluran tangan kita.

°°°

Rekening Donasi Kemanusiaan a.n Yayasan Baitul Mal FKAM :
Bank Mandiri 1380015906360

📱Informasi & Konfirmasi :
http://wa.me/6285725167000

Tim SAR FKAM Bersama Relawan Bagikan Makanan Kepada Warga Terdampak Banjir Donorojo

Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah kembali diterjang banjir bandang. Kali ini, sebanyak 200 rumah warga terendam air dengan ketinggian 3 meter.

Salah satu warga Sumberrejo, Karsono mengatakan, hujan lebat turun sejak Selasa (23/2) sore. Lantaran debit sungai meningkat, air meluap ke permukiman warga sekitar pukul 19.30 WIB. Hanya saja, banjir itu tak berlangsung lama, sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam air sudah surut. Warga bahkan sudah melakukan pembersihan lumpur yang dibawa banjir.

“Tadi malam ketinggiannya sekitar 50 sentimeter sampai 150 sentimeter,” ujar Karsono, Rabu (24/2).

Namun nahasnya, banjir bandang kembali menerjang permukiman Rabu (24/2) pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Bahkan kiriman air kedua ini debitnya lebih besar. Ketinggiannya pun bahkan mencapai 3 meter.

Camat Donorojo, Eko Udiyono menjelaskan, banjir tersebut diakibatkan meluapnya sungai dari beberapa wilayah. Seperti Mojo (Kabupaten Pati), Blingoh, Kelet, dan beberapa wilayah di atas Desa Sumber Rejo meluap.

“Jadi, sungai Pasokan ini sudah tidak kuat menahan debit air. Kami sudah melihat langsung ke lokasi banjir. Sebagian besar sudah mulai surut pada pagi ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi banjir bandang susulan,” ungkapnya.

SAR FKAM bersama BPBD dan Instansi terkait membagikan ratusan paket makanan kepada warga korban banjir di Desa Sumberejo dan Clering, Kecamatan Donorojo, Jepara (24/2/2021).

Tim membawa ratusan paket makanan menuju rumah-rumah warga untuk dibagikan kepada para korban banjir. Di lokasi terpantau air sudah mulai surut, kondisi genangan sekitar 10-20 centimeter. Warga juga terlihat sedang melakukan pembersihan pasca banjir secara mandiri.

Saat ini warga masyarakat membutuhkan bantuan makanan, air mineral, air bersih dan peralatan kebersihan.

Kudus Diterjang Banjir, Bersama BPBD Siapkan Logistik Dapur Umum dan Evakuasi Warga

Kudus – Lebih dari sepekan sudah banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Setelah Sungai Wulan surut, kini banjir disebabkan luapan Sungai Piji dan Dawe.

“Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini menyebabkan luapan Sungai Piji dan Dawe,” kata Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo (6/2/2021).

Budi mengatakan hingga kini paling tidak ada tiga kecamatan yang masih terdampak banjir. Seperti di Mejobo, Jati, dan Undaan. Di Mejobo ada tiga desa terdampak. Lalu di Mejobo ada empat desa dan di Jati ada empat desa.

Di Desa Mejobo air menggenangi jalan desa, persawahan dan permukiman warga. Dengan ketinggian bervariasi mulai 30-50 cm. Warga mayoritas bertahan di rumah adapun yang mengungsi ke sanak keluarganya tidak terdampak banjir.

Di Desa Jati ruas jalan utama dan permukiman warga masih tergenang air, sehingga menghambat mobilitas warga. Ketinggian air mencapai 30-75 cm.

Di Desa Undaan, air menggenangi jalan desa persawahan dan permukiman warga. Dengan intensitas ketinggian air 30 cm sampai 100 cm. Warga mayoritas bertahan di rumah masing-masing.

Melihat kondisi tersebut SAR FKAM Kudus bersama BPBD dan Relawan Gabungan melakukan penanganan respon cepat di sejumlah titik. Sedikitnya ada 3 titik kegiatan SAR FKAM Kudus dalam banjir kali ini diantaranya :

1. Giat penyiapan logistik berupa nasi siap saji di lokasi Dapur Umum bersama BPBD di Balai Desa Payaman.

2. Evakuasi warga korban banjir di Desa Karang Rowo, Krajan meliputi 13 RT dan 2 RW.

3. Evakuasi warga korban banjir di Desa Ngembal Rejo meliputi Rt 4, 5, 7, 8 RW 4 dan Desa Ngembal Boto Lor Rt 1, 2, 4 RW 5.

Forum Komunikasi Aktivis Masjid.

SAR FKAM Kondisikan Banjir Luapan Sungai Wulan

Kudus – Banjir akibat luapan Sungai Wulan di Kudus, Jawa Tengah berangsur surut. Meski surut aktivitas warga di Dukuh Karangturi Desa Setrokalangan Kecamatan Kaliwungu lima hari menggunakan perahu karena genangan banjir.

Tim SAR FKAM Kudus terlihat membantu warga korban banjir untuk beraktivitas sehari-hari. Tim mengantarkan para warga terdampak banjir untuk keluar masuk di Dukuh Karangturi. Namun sebagian besar masyarakat masih tetap bertahan tinggal di rumah masing-masing.

“Kondisi banjir saat ini Alhamdulillah sudah menurun di wilayah Setrokalangan ketinggian air sekitar  40-50 cm. Lokasi yang cukup dalam  masih di Jalur Karangturi (Desa Setrokalangan) karena genangan air masih tinggi,” ujar Gunawan, Relawan FKAM, Kamis (4/2/2021).

Sungai Kaligawe Meluap SAR FKAM Pantau Kondisi Banjir di Karangdowo

Klaten – Tim SAR FKAM Klaten melakukan pemantauan dampak luapan air Sungai Kaligawe, Kamis (4/2/2021) malam. Sungai Kaligawe di wilayah Karangdowo, Klaten, Jawa Tengah, meluap, pada Rabu (3/2/2021) malam. Sebanyak lima desa sempat terdampak luapan air tersebut meski saat ini debit air mulai menyusut.

Berdasarkan informasi Tim di lapangan, luapan air Sungai Kaligawe di wilayah Karangdowo terjadi lantaran diguyur hujan deras selama berjam-jam di waktu sebelumnya. Air sungai pun meluap ke lima desa yang lokasinya dekat dengan Sungai Kaligawe.

Di antara desa yang terdampak luapan air sungai itu, seperti di Desa Kupang, Dukuh Glagah (Desa Karangwungu), Dukuh Sidorejo (Desa Karangwungu), Dukuh Tegalrejo (Desa Ngolodono), Dukuh Kauman (Desa Ngolodono), Dukuh Plumbon (Desa Sentono), dan Dukuh Simping (Desa Bakungan). Rata-rata ketinggian air mencapai 20 cm-30 cm.

Pascaterjadi luapan air tersebut, warga bersama sukarelawan dan aparat keamanan dalam kondisi siaga menghadapi ancaman genangan air yang lebih tinggi. Mengingat intensitas curah hujan masih tinggi.

Tim SAR FKAM Klaten sebanyak 3 personil melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir. “Air meluap membanjiri area pemukiman dan persawahan di Dukuh Kasihan, Desa T Tambak dan Dukuh Kwaron, Kelurahan Karang Dowo,” ujar Wisnu.

Selain itu Tim Juna nampak memantau kondisi tanggul yang berlokasi di Timur jembatan Kwaron, terpantau sisi Selatan jebol.

Tanggul Jebol Puluhan Relawan Kerja Bakti di Sungai Serang

Grobogan – Tanggul Sungai Serang di Desa Klampok, Kecamatan Godong, Grobogan, Jawa Tengah, jebol. BPBD setempat meminta warga sekitar sungai untuk mewaspadai potensi banjir jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengatakan tanggul Sungai Lusi jebol pada Minggu dini hari, 31 Januari 2021, sekitar pukul 02.15 WIB. Tanggul tersebut jebol usai tergerus arus sungai yang begitu deras beberapa hari ini.

Jebol nya tanggul Sungai Serang disebabkan tinggi nya curah hujan dan debit air yang tinggi serta arus kencang.

SAR FKAM Grobogan bersama Relawan Gabungan melaksanakan kerja bakti penanggulan Sungai Serang (2/1/2021). Kegiatan ini dihadiri ratusan personil dari berbagai unsur, diantaranya BBWS Pamali Juana, BPBD Kab Grobogan, Dim 0717 purwodadi, Polres Grobogan, Kec. Godong, PMI, Pramuka kwarcab 11.15 purwodadi, SAR MTA, SAR FKAM, Bagana Banser, Santana, Tagana, Pemuda pancasila, Rapi, Senkom, SAR Hidayatullah, MDMC, Lazis Mu dan Lazis NU.

Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB, adapin langkah-langkah yang dilaksanakan :

1. Pukul 07.30 dilaksanakan Apel dan pembabagian serta penjelasan kegiatan penanganan tanggul jebol.

2. Tim dibagi menjadi 4 yaitu Tim 1 bertugas mengisi karung banjiran dan menaikan kearmada. Tim 2 memindahkan karung banjiran berisi tanah ke tabggul di sebrang sungai dari titik jebolan. Tim 3 memindahkan dari tanggul sebrang titik jebolan ke tanggul dekat titik jebolan dengan prahu fiber. Tim 4 menimbun titik jebolan dari tanggul dekat titik jebolan ke titik jebolan.

2. Pukul 15.00 penanganan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi.

3. Titik jebolan telah tertutup dengan melakukan pemancangan bambu dan timbunan tanah dengan ketebalan tanggul kurang lebih 2 meter.

3. Untuk rencana kegiatan besok pagi adalah pemasangan pancang dari pohon kelapa (glugu) dan penimbunan tanah antara timbunan awal dg pancang pohon kelapa.

Bersama BPBD Siaga Posko Banjir Siapkan Logistik Makanan untuk Warga Terdampak

Kudus – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sejak Minggu (31/1/2021) malam hingga hari ini, Selasa (2/2/2021) semakin meluas. Banjir tercatat menerjang sepuluh desa di empat kecamatan. Banjir ini terjadi akibat sungai Wulan yang limpas karena hujan selama empat hari tanpa berhenti.

Meski hampir seluruh desa sudah terendam banjir. Namun warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing dan tidak mengungsi. Mereka juga sudah tiga hari ini beraktivitas sehari-hari di genangan air.

SAR FKAM Kudus bersama BPBD dan sejumlah relawan terpantau Siaga di Posko Utama kantor BPBD guna mempersiapkan logistik berupa makanan yang akan di distribusikan kepada para masyarakat terdampak serta relawan yang berjaga di Desa Setrokalangan dan Karangturi, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

SAR FKAM Sigap Peduli Pengungsi Korban Bencana Banjir Wilayah Pekalongan

Pekalongan (SAR FKAM) – Bencana banjir kembali datang menghampiri. Hujan lebat yang sempat mengguyur wilayah Pekalongan dan sekitarnya menyisakan genangan air setinggi pinggang.

program sosial kemanusiaan

Penyiapan Dapur Umum Korban Banjir

Kegiatan sehari-hari seperti bekerja dan sekolah pun menjadi terganggu. Untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makan menjadi sulit. Sehingga pada Selasa malam (29/01), Tim SAR FKAM Pekalongan mengunjungi tepat pengungsian untuk menyalurkan bantuan berupa makanan dan minuman.

Program Sosial Kemanusiaan

Klik >> DONASI << Untuk Berbagi

Tanggap SAR FKAM Bencana Banjir di Kota Batang

Batang (SAR FKAM) – Bencana Banjir kembali melanda. Ribuan rumah di tiga Kecamatan di Kabupaten Batang Jawa Tengah terendam akibat hujan yang terus menerus mengguyur sejak Sabtu, 26 Januari 2019 sore.

Sedikitnya, banjir merendam 3 Kecamatan. Di antaranya Kecamatan Batang, Kecamatan Tulis, dan Kecamatan Warungasem.

Sebagian besar warga memilih mengungsi di masjid dan posko terdekat. Banjir kali ini akibat curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan sungai di wilayah Batang meluap.

[program sosial kemanusiaan

SAR FKAM dan BPBD Batang Respon Tanggap

SAR FKAM Batang beserta BPBD dan Relawan Gabungan diterjunkan di lokasi bencana banjir untuk membantu proses evakuasi warga yang terjebak banjir.

Program Sosial Kemanusiaan

Klik >> DONASI << Untuk Berbagi

Luapan Sungai Pemali Brebes, Ribuan Rumah Warga Terendam Banjir

 Brebes (SAR FKAM) — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Brebes berakibat meluapnya sungai Pemali, ribuan rumah warga di tiga kecamatan Kabupaten Brebes Jawa Tengah terendam banjir pada Senin (12/02). Diantaranya meliputi Kecamatan Brebes, Wanasari dan Songgom.

tanggap bencana SAR FKAM

Banjir mencapai pinggang orang dewasa

Banjir kali ini bervariasi antara 30 cm sampai 1,5 meter, terpantau daerah yang paling parah menggenangi Desa Pemaron. Tercatat ini kali ke dua banjir menerjang Kabupaten Brebes setelah Februari 2017 yang lalu.

tanggap bencana SAR FKAM

Penyerahan bantuan oleh tim SAR FKAM

Tim SAR FKAM (Forum Komunikasi Aktivis Masjid) DPD Brebes melakukan koordinasi dengan BPBD Brebes, untuk giat yang akan dilakukan, kemudian menurunkan personilnya melakukan evakuasi dan membagikan logistik kepada para warga yang terdampak banjir.

tanggap bencana SAR FKAM

Tim SAR FKAM koordinasi bersama Bupati Brebes

Bantuan yang di butuhkan saat ini adalah logistik, untuk menyuplai kebutuhan pangan warga yang terisolir, dan juga Perahu karet untuk mengevakuasi warga. Hingga berita diturunkan saat ini tercatat 3 korban meninggal dunia, diantaranya adalah anak-anak.

Program Tanggap Bencana

Bismillahirrohmanirrohiim..

 

Verification

Gelar Kegiatan Sosial Pasca Banjir di Mangkang

Semarang (SAR FKAM) — Tim SAR FKAM Semarang dengan dibantu SAR FKAM Pusat pun turun untuk memberikan bantuan dengan diadakan kegiatan sosial. Pasalnya, Kota Semarang diguyur hujan yang sangat deras selama beberapa hari. Banjir pun ada dimana-mana, salah satunya di Kecamatan Mangkang tepatnya di daerah Jl. Kauman Mangkang Wetan karena tanggul jebol. Tim SAR FKAM Semarang dengan dibantu SAR FKAM Pusat pun turun untuk memberikan bantuan (20/11/2017).

tanggap bencana

Tanggap Bencana Pasca Banjir Mangkang

Selain membersihkan lumpur dan mengembalikan tanggul yang jebol, juga membagikan nasi bungkus untuk warga korban banjir. Nasi bungkus tersebut merupakan sedekah dari Bapak Mieko, owner Warteg Bu Tia, yang beliau ini juga rutin bersinergi dengan FKAM dalam program bagi nasi untuk jamaah shalat Jumat.

tanggap bencana

Pengobatan Gratis Pasca Banjir

Selang beberapa hari kemudian, kami mengadakan kegiatan program pelayanan kesehatan gratis dan membuat acara kisah untuk anak korban banjir mangkang. Antusias warga yang mendatangi pelayanan kesehatan ini sangat luar biasa. Sebab, banyak yang mengalami gatal-gatal hingga luka yang cukup berat. Pelayanan kesehatan ini dibantu oleh Komunitas Peduli Masyarakat Semarang dan dr. Fikri dari Hilal Ahmar Semarang. Alhamdulilah, acara berjalan cukup lancar, walaupun di akhir acara hujan turun cukup deras hingga waspada tanggul jebol lagi.

Jazakumullah khoiron katsiro kepada para relawan dan para donatur atas partisipasinya. Semoga Allah memberikan pahala yang berlimpah kepada kita semua. Aamiin.

Program Tanggap Bencana

Bismillahirrohmanirrohiim..

 

Verification

Mitra Kami

[logocarousel id=”4300″]

Taman Belajar Anak Yatim Kebanjiran.

Banjir yang terjadi sejak senin malam (28/11/16) di berbagai wilayah Solo raya, khususnya di sekitaran Mojo baru mulai surut subuh tadi pagi (30/11/16).

Ruang taman pendidikan Al Qur’an serta bimbingan belajar “Yatim Smart” yang berada di Desa Kesongo, Tegalmade, Mojolaban, Sukoharjo tadi pagi penuh dengan lumpur setelah banjir yang menggenangi ruang belajar sedalam 100an cm surut.

 

sar fkam evakuasi taman belajar anak yatim kebanjiran sar fkam evakuasi taman belajar anak yatim kebanjiran

 

 

 

 

 

 

Yatim Smart merupakan wadah pembimbingan intensif anak yatim yang di prakarsai oleh Forum Komunikasi Aktivis Masjid (FKAM), tahun 2016 tercatat sebanyak 318 anak yatim yang telah tergabung dalam program ini.

Alhamdulillah siang tadi (30/11/16) hadir SAR FKAM dan para relawan membantu membersihkan ruang belajar mereka. Semoga proses belajar mereka segera bisa berjalan normal lagi setelah banjir surut dan kelas mereka kembali bersih.

sar fkam evakuasi taman belajar anak yatim kebanjiran sar fkam evakuasi taman belajar anak yatim kebanjiran