Tag: bencana

Tim SAR FKAM Bersama Relawan Bagikan Makanan Kepada Warga Terdampak Banjir Donorojo

Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah kembali diterjang banjir bandang. Kali ini, sebanyak 200 rumah warga terendam air dengan ketinggian 3 meter.

Salah satu warga Sumberrejo, Karsono mengatakan, hujan lebat turun sejak Selasa (23/2) sore. Lantaran debit sungai meningkat, air meluap ke permukiman warga sekitar pukul 19.30 WIB. Hanya saja, banjir itu tak berlangsung lama, sekitar pukul 23.00 WIB tadi malam air sudah surut. Warga bahkan sudah melakukan pembersihan lumpur yang dibawa banjir.

“Tadi malam ketinggiannya sekitar 50 sentimeter sampai 150 sentimeter,” ujar Karsono, Rabu (24/2).

Namun nahasnya, banjir bandang kembali menerjang permukiman Rabu (24/2) pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Bahkan kiriman air kedua ini debitnya lebih besar. Ketinggiannya pun bahkan mencapai 3 meter.

Camat Donorojo, Eko Udiyono menjelaskan, banjir tersebut diakibatkan meluapnya sungai dari beberapa wilayah. Seperti Mojo (Kabupaten Pati), Blingoh, Kelet, dan beberapa wilayah di atas Desa Sumber Rejo meluap.

“Jadi, sungai Pasokan ini sudah tidak kuat menahan debit air. Kami sudah melihat langsung ke lokasi banjir. Sebagian besar sudah mulai surut pada pagi ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi banjir bandang susulan,” ungkapnya.

SAR FKAM bersama BPBD dan Instansi terkait membagikan ratusan paket makanan kepada warga korban banjir di Desa Sumberejo dan Clering, Kecamatan Donorojo, Jepara (24/2/2021).

Tim membawa ratusan paket makanan menuju rumah-rumah warga untuk dibagikan kepada para korban banjir. Di lokasi terpantau air sudah mulai surut, kondisi genangan sekitar 10-20 centimeter. Warga juga terlihat sedang melakukan pembersihan pasca banjir secara mandiri.

Saat ini warga masyarakat membutuhkan bantuan makanan, air mineral, air bersih dan peralatan kebersihan.

SAR FKAM Bersama BPBD Bantu Warga Demak Perbaiki Rumah Akibat Puting Beliung

Angin puting beliung terjang Desa Karangsongo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada Rabu (24/2/2021). Sedikitnya 187 rumah warga mengalami kerusakan.

Akibatnya ratusan warga yang rumahnya mengalami kerusakan parah memilih mengungsi ke lokasi aman.

Kasi Logistik dan Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Suprapto mengatakan angin puting beliung menerjang 193 rumah warga di dua desa. Dengan rincian 187 rumah warga Desa Karangsongo Kecamatan Mranggen dan enam rumah warga Desa Kuripan, Kecamatan Karangawen.

“Kejadian kemarin sore, sekitar pukul 16.05 WIB. Kerusakan terparah terjadi di Desa Karangsongo,” ujarnya, Rabu, 24 Februari 2021.

Suprapto mengatakan puting beliung menerjang dua dukuh di Desa Karangsongo, yakni Dukuh Krajan dan Dukuh Ploso. Dari kejadian tersebut, tercatat ada 187 rumah, tiga toko dan 14 tempat pembakaran batu bata rusak.

SAR FKAM langsung merespon cepat dengan mendatangi lokasi kejadian, bersama BPBD, Tim membantu mengkondisikan rumah warga yang rusak.

“Rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah warga. Tim SAR FKAM Semarang sebanyak 4 personil bersama BPBD membantu memperbaiki atap rumah warga,” ucap Noval.

Warga dan Relawan Bergotong Royong Mengevakuasi Material yang Menutup Akses Jalan Desa

Bencana tanah longsor menerjang Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (24/2/2021). Sedikitnya ada dua titik longsor besar yang menimpa kawasan tersebut. Akibatnya, jalan desa tertutup longsoran tanah sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor.

Tanah longsor terjadi di Dukuh Jambu Ukir RT 02/RW 01 (Desa Rahtawu), dan Dukuh Kembangan RT 01/RW 06 (Desa Menawan). Di Desa Rahtawu akses jalan utama Rahtawu-Kudus sepanjang 25 meter, tertimbun material tanah batu kayu dan bambu.

Sedangkan di Desa Menawan, selain menutup akses jalan penghubung desa, longsor juga menyebabkan sebuah rumah milik Giarto mengalami kerusakan dengan kerugian materi sebesar Rp15 juta.

Warga bersama relawan mulai dari BPBD, PMI, SAR FKAM, MDMC, BAGANA, LPBI NU bergotong-royong untuk membersihkan jalan dari material longsor. Dengan menggunakan peralatan seperti cangkul, sekop material tanah, batu, ranting dan bambu dapat dievakuasi dengan baik.

Selanjutnya jalan di semprot agar bersih dan dapat dilalui kembali. Setelah berjibaku dari pagi hingga siang hari Tim gabungan bersama warga akhirnya dapat membuka kembali akses jalan warga yang sempat terputus.

“Relawan dan warga dari pagi hingga siang bahu membahu membersihkan material longsoran. Alhamdulillah sekitar pukul 13.00 jalan sudah bersih dan dapat dilalui kembali,” ujar Gunawan, Komandan SAR FKAM Kudus.

Namun demikian para pengguna jalan tetap dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan jika melintasi kawasan tersebut dalam kondisi hujan. Tanah yang labil serta tidak adanya penahan menyebabkan longsor dapat kembali terjadi jika intensitas hujan kembali meningkat.

Menurut data BPBD Kabupaten Kudus nerdasarkan peta daerah rawan bencana, ada 13 desa yang rawan menghadapi tanah longsor di Kudus. Desa yang rawan longsor meliputi Rahtawu, Menawan, Jurang, dan Kedungsari di Kecamatan Gebog.

Kemudian Desa Terban di Kecamatan Jekulo, serta Desa Soco, Ternadi, Japan, Kuwukan, Puyoh, Colo, Dukuh Waringin, dan Cranggang di Kecamatan Dawe.

Kudus Diterjang Banjir, Bersama BPBD Siapkan Logistik Dapur Umum dan Evakuasi Warga

Kudus – Lebih dari sepekan sudah banjir menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Setelah Sungai Wulan surut, kini banjir disebabkan luapan Sungai Piji dan Dawe.

“Hujan dengan intensitas tinggi beberapa hari ini menyebabkan luapan Sungai Piji dan Dawe,” kata Kepala BPBD Kudus Budi Waluyo (6/2/2021).

Budi mengatakan hingga kini paling tidak ada tiga kecamatan yang masih terdampak banjir. Seperti di Mejobo, Jati, dan Undaan. Di Mejobo ada tiga desa terdampak. Lalu di Mejobo ada empat desa dan di Jati ada empat desa.

Di Desa Mejobo air menggenangi jalan desa, persawahan dan permukiman warga. Dengan ketinggian bervariasi mulai 30-50 cm. Warga mayoritas bertahan di rumah adapun yang mengungsi ke sanak keluarganya tidak terdampak banjir.

Di Desa Jati ruas jalan utama dan permukiman warga masih tergenang air, sehingga menghambat mobilitas warga. Ketinggian air mencapai 30-75 cm.

Di Desa Undaan, air menggenangi jalan desa persawahan dan permukiman warga. Dengan intensitas ketinggian air 30 cm sampai 100 cm. Warga mayoritas bertahan di rumah masing-masing.

Melihat kondisi tersebut SAR FKAM Kudus bersama BPBD dan Relawan Gabungan melakukan penanganan respon cepat di sejumlah titik. Sedikitnya ada 3 titik kegiatan SAR FKAM Kudus dalam banjir kali ini diantaranya :

1. Giat penyiapan logistik berupa nasi siap saji di lokasi Dapur Umum bersama BPBD di Balai Desa Payaman.

2. Evakuasi warga korban banjir di Desa Karang Rowo, Krajan meliputi 13 RT dan 2 RW.

3. Evakuasi warga korban banjir di Desa Ngembal Rejo meliputi Rt 4, 5, 7, 8 RW 4 dan Desa Ngembal Boto Lor Rt 1, 2, 4 RW 5.

Forum Komunikasi Aktivis Masjid.

Bangunan Sanitasi untuk Pengungsi Korban Gempa Majene

Majene – SAR FKAM berikan bantuan bangunan sanitasi bangunan berupa kamar mandi dan toilet bagi para pengungsi korban gempa di Dusun Bukit Tinggi, Batu Lotong, Silai di Kecamatan Ulumanda dan Dusun Tambulan Bulang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene Sulawesi Barat.

Para pengungsi yang hingga kini masih tinggal di barak tenda-tenda pengungsian mendapatkan bantuan berupa sanitasi oleh SAR FKAM (3/2/2021).

Bantuan ini diharapkan dapat digunakan semaksimal mungkin selama berada di lokasi pengungsian bersama ribuan masyarakat lainnya. Selain itu harapannya warga dapat lebih disiplin dalam menjaga kebersihan dan lingkungan.

Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur setia FKAM yang telah bekerjasama dengan FKAM Disaster Recovery guna membantu penanganan pasca gempa yang melanda.

Mari kita ringankan bersama beban saudara kita di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat dengan mendukung Program FKAM Disaster Recovery. Pembuatan Huntara, Sanitasi, juga Masjid/Mushola sementara bagi warga korban gempa dengan cara mendonasikan harta terbaik kita.

SAR FKAM Tangani Pohon Tumbang di Nguntoronadi

Wonogiri – Huja dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda Wonogiri pada Minggu (31/1), mengakibatkan bencana longsor dan pohon tumbang di sejumlah wilayah.

Sedikitnya 3 Kecamatan terdampak bencana angin kencang. Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, mengatakan, tiga kecamatan yang terdampak bencana alam itu yakni Kecamatan Baturetno, Kecamatan Nguntoronadi dan Kecamatan Wuryantoto.

Diketahui hujan lebat disertai angin kencang itu terjadi pada Minggu, sekitar pukul 14.25 WIB hingga 15.30 WIB. Dengan hujan lebih dari satu jam berdampak terhadap beberapa kejadian bencana.

Di Kecamatan Wuryantoro, ada dua desa yang terdampak bencana. Pertama, di Desa Gumiwang. Di desa itu terdapat pohon tumbang yang menimpa Jalan Raya Wonogiri-Pracimantoro. Selain itu juga menimpa jaringan listrik dan kabel telekomunikasi.

Kedua, di Kelurahan Wuryantoro. Angin kencang mengakibatkan kerusakan atap rumah warga. Selain itu, pohon tumbang mengakibatkan empat rumah di Wuryantoro Wonogiri terdampak, menimpa jalan raya maupun jalan desa serta menimpa jaringan listrik dan kabel telekomunikasi.

Adapun di Kecamatan Baturetno yakni Desa Boto, Desa Talunombo, Desa Saradan dan Desa Setrorejo. Dampak dari angin kencang rata-rata menimpa atap rumah warga dan jalan raya Solo-Pacitan maupun jalan desa.

Sedangkan di Kecamatan Nguntoronadi hujan disertai angin kencang mengakibatkan longsor di kawasan hutan Gunung Pegat. Selain itu banyak pohon tumbang di sekitar jalan raya Solo-Pacitan. Sehingga sempat mengakibatkan kemacetan dan telah di tangani oleh petugas BPBD dan relawan.

Selasa, 2 Februari 2021 SAR FKAM membantu warga masyarakat di Dusun Tanjung Rt 01/03, Desa Gebang, Kecamatan Nguntoronadi untuk membantu membersihakan pohon tumbang. Banyak material pohon yang menutupi badan jalan desa selain itu pohon tumbang juga terpantau roboh di pekarangan dan kebun warga.

Bersama BPBD Siaga Posko Banjir Siapkan Logistik Makanan untuk Warga Terdampak

Kudus – Banjir yang melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sejak Minggu (31/1/2021) malam hingga hari ini, Selasa (2/2/2021) semakin meluas. Banjir tercatat menerjang sepuluh desa di empat kecamatan. Banjir ini terjadi akibat sungai Wulan yang limpas karena hujan selama empat hari tanpa berhenti.

Meski hampir seluruh desa sudah terendam banjir. Namun warga masih tetap bertahan di rumah masing-masing dan tidak mengungsi. Mereka juga sudah tiga hari ini beraktivitas sehari-hari di genangan air.

SAR FKAM Kudus bersama BPBD dan sejumlah relawan terpantau Siaga di Posko Utama kantor BPBD guna mempersiapkan logistik berupa makanan yang akan di distribusikan kepada para masyarakat terdampak serta relawan yang berjaga di Desa Setrokalangan dan Karangturi, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.

Tanggap SAR FKAM Bencana Banjir di Kota Batang

Batang (SAR FKAM) – Bencana Banjir kembali melanda. Ribuan rumah di tiga Kecamatan di Kabupaten Batang Jawa Tengah terendam akibat hujan yang terus menerus mengguyur sejak Sabtu, 26 Januari 2019 sore.

Sedikitnya, banjir merendam 3 Kecamatan. Di antaranya Kecamatan Batang, Kecamatan Tulis, dan Kecamatan Warungasem.

Sebagian besar warga memilih mengungsi di masjid dan posko terdekat. Banjir kali ini akibat curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan sungai di wilayah Batang meluap.

[program sosial kemanusiaan

SAR FKAM dan BPBD Batang Respon Tanggap

SAR FKAM Batang beserta BPBD dan Relawan Gabungan diterjunkan di lokasi bencana banjir untuk membantu proses evakuasi warga yang terjebak banjir.

Program Sosial Kemanusiaan

Klik >> DONASI << Untuk Berbagi

Bekal Untuk Dai

Bekal Untuk Dai

Brebes (FKAM) Pada kesepatan ini Kamis, 9 April 2015, menyerahkan amanah yang di berikan dari donatur untuk diberikan ke Da’i yang ditugaskan di daerah bencana longsor Banjarnegara.

Amanah ini berupa 1 buah Laptop, Collpad, Flasdisk, tas, buku tahsin, buku miracles of qur’an dan beberapa bantuan lainnya, dan amanah ini langsung di terima oleh Ust. Ulya,da’i yang bertugas di daerah longsor Banjarnegara sampai hari ini.

Kami juga ucapkan jazakumullah khaera jazaa kepada seluruh donatur yang telah ikut serta dalam program-program kami, mudah-mudahan Allah Menganti Infak, Shodaqoh Bapak/Ibu/Sdr.i semua dengan balasan yang lebih. aamin.

Layanan jemput Infak, Shodaqoh dan Zakat : 085742794703 atau datang langsung ke kantor kami : Jl. KH. Akhmad Dahlan No. 81 Rt. 02/06 Pasarbatang Brebes, Depan Musholla Darussalam.