Taman Boga, Program Ketahanan Pangan Berbasis Masjid

Di beberapa kasus kondisi masyarakat yang rata-rata mereka adalah pekerja sektor informal mengalami turbulensi yang sangat tinggi sehingga membutuhkan bantuan uluran tangan kita semua. Tak cukup hanya memberikan bantuan suplai logistik makanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena Covid-19 memiliki dampak yang sangat panjang khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Melihat kondisi masyarakat, Satgas Lawan Covid-19 FKAM Ngawi memiliki program bantuan Ketahanan Pangan yang diwujudkan melalui pendistribusian tanaman boga untuk dikelola oleh masyarakat secara mandiri.
Tim membantu ratusan bibit tanaman buah maupun sayur yang dikelola oleh masyarakat yang ditempatkan di sentra masjid-masjid. Tak hanya bibit tanaman, Tim FKAM Ngawi juga membantu membuatkan rak penempatan tanaman serta media tanamnya. Sehingga kedepan nantinya akan membantu memenuhi kebutuhan warga masyarakat dalam jangka panjang.
Kali ini Masjid At Taubah di Desa Walikukun Wetan, Kabupaten Ngawi menjadi salah satu penerima manfaat dari program ‘Ketahanan Pangan Tanaman Boga’ (19/12/2020). Hal ini disambut baik oleh Takmir masjid, Bapak Sabar. “Kami melihat program FKAM ini sangat bagus, dimasa Pandemi saat ini yang entah sampai kapan akan berlalu, masyarakat butuh bantuan jangka panjang tidak hanya bersifat temporary. Untuk itu Ketahanan Pangan Tanaman Boga ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat”, tutur bapak Sabar.
“Tim membuatkan lokasi penanaman dari rak bambu yang disusun rapi, serta menyediakan media tanam. Jama’ah masjid kita arahkan untuk selalu menjaga dan merawat berbagai jenis tanaman ini agar dapat membuahkan hasil kedepannya”, ucap Heri Kusnanto, selaku Ketua DPD FKAM Ngawi.